0 Shares

Sudah masuk hari Jumat nih,Xplorers! Artinya, film “Dunkirk” yang sudah sangat dinanti-nanti oleh para fans Christopher Nolan selaku sang sutradara sudah rilis baik di USA dan Indonesia per hari ini,lho. Film yang diangkat berdasarkan true event ketika World War II ini ternyata memiliki 9 fakta menarik. Yuk kita lihat apa saja sebelum Xplorers pergi ke bioskop dan menyaksikan “Dunkirk” yang menjadi comeback dari Christopher Nolan tersebut:

1. Merupakan film terpendek dari Nolan sepanjang debutnya menyutradarai film.

Warner Bros.Pictures telah mengonfirmasi bahwa film “Dunkirk” berdurasi 1 jam 47 menit termasuk end credit, menjadikan film epic WWII ini sebagai karya Christopher Nolan yang paling pendek sejak debut penyutradaraannya, “The Following” yang berdurasi 1 jam 9 menit. Hanya dua film Nolan yang memiliki durasi kurang dari dua jam yakni “Memento” (1 jam 53 menit) dan “Insomnia” (1 jam 58 menit).

Semua karya blockbuster Hollywoodnya rata-rata memakan durasi dua jam. Karya teranyar terakhirnya, Interstellar merupakan yang paling panjang dengan durasi 2 jam 49 menit. Tiap film dari “The Dark Knight Trilogy” memakan durasi diatas 2 jam 20 menit sementara “Inception” berdurasi 2 jam 28 menit.

Panjang film tidak menjadi masalah berarti ketika sudah menyangkut Nolan dan Box Office meskipun durasi “Dunkirk” yang pendek mengindikasikan adanya narasi yang lebih “ketat”.

2.Bersetting pada Perang Dunia II tetapi bukan film bergenre perang.

Meskipun settingnya adalah Perang Dunia II / World War II, “Dunkirk Evacuation” berlangsung ditengah “The Battle Of France”. Nolan sendiri menyebutkan bahwa film Dunkirk bukan film perang tetapi lebih ke arah Suspense. “Kami benar-benar mencoba mengambil pendekatan berbeda dan mencapai intensitas dalam cara yang berbeda,” ungkapnya.

“Dunkirk” sendiri mendapat rating PG-13 dari MPAA dan ” 13 Tahun ke Atas” dari LSF.

3.Diceritakan dari tiga cerita berbeda.

Nolan menyebutkan bahwa Dunkirk akan diambil dari tiga sudut pandang tempat yakni Udara (pesawat), Darat ( pantai) dan Laut (evakuasi yang dilakukan oleh Angkatan Laut).

4.Terinspirasi dari film suspense “Speed”

Nolan menghabiskan waktu memprogram screening “Dunkirk” secara berseri di BFI Southbank dan menyertakan sekitar 11 film untuk inspirasinya. Film klasik yang menginspirasi “Dunkirk” termasuk “All Quiet on the Western Front” dan “Foreign Correspondent” yang disutradarai oleh Alfred Hitchcock.

Tetapi secara mengejutkan,Nolan menggunakan inspirasi lain seperti “Speed”  (bagai detik-detik) dan “Unstoppable” (mengeksplor mekanisme dan penggunaan suspense untuk memodulasi respons penonton terhadap narasi).

5.Hampir menjadi “Silent Film”.

Kepada Fandango, Nolan menyebut “Dunkirk” secara murni memperlihatkan visual dan akan mengikuti tradisi yang terdapat dalam silent film pada umumnya.

6.Narasi “Present-Tense”,Jangan berharap adanya “flashback”.

Nolan mengdeskripsi film Dunkirk menggunakan “narasi present-tense” yang mana penonton akan mempelajari karakternya di waktu sekarang tanpa adanya flashback.

7.Tim yang bekerja dengan Nolan merupakan orang-orang terpercaya yang pernah diajaknya.

Dalam “Dunkirk”, Nolan kembali bekerjasama dengan orang-orang yang sudah dipercayainya dalam proyek-proyek dia sebelumnya. Sebut saja Hans Zimmer di bagian scoring, Cinematographer Hoyte van Hoytema yang pernah bekerjasama dengan Nolan dalam “Interstellar” dan editor “Lee Smith” yang mulai bekerja dengan Nolan sejak “Batman Begins” (2005).

8. 75% dishot menggunakan IMAX Camera.

9.Cerita dibalik “Operation Dynamo”

Ada baiknya Xplorers membaca sejarah tentang cerita dibalik evakuasi Dunkirk tersebut agar lebih mendapat gambaran ketika nanti menonton.

 

0 Shares