0 Shares

Pertarungan sengit di antara 2 publisher komik, Marvel dan DC tidak hanya terjadi di dunia komik. Melainkan merambah ke industri perfilman. Jika di dalam ranah animasi, DC lebih juara dan dilanjutkan dengan posisi yang seimbang untuk serial TV-nya, untuk industri layar lebar, Marvel masih unggul dengan franchise MCU-nya. Selain dikarenakan template-nya yang kurang mengena bagi penoton umum lalu ditambah dengan intervensi studio yang mengakibatkan banyaknya adegan yang dipotong yang menjadikan versi theaterical-nya kurang diterima, pemilihan aktor dan aktris juga menjadi salah satu kendala bagi DCEU. Tidak seperti Marvel yang rata- rata ketika mengumumkan cast untuk MCEU-nya langsung mendapatkan respons positif, film- film DC kerap mendapatkan kecaman saat mengumumkan cast. Memang ada beberapa yang berhasil membuktikan kemampuannya dalam membawakan peran perannya seperti Heath Ledger, Ben Affleck, dan Gal Gadot. Namun ada juga cast yang malah terbukti tetap kurang pas ketika filmnya ditayangkan. Berikut ini adalah 4 nama cast yang kurang pas dan saya juga memberikan fancsast pilihan saya yang menurut saya pribadi lebih pas. Saya berfokus kepada franchise DCEU saja, jadi nama- nama seperti Halle Berry (Catwoman), Arnold Schwarzenegger (Mr. Freeze), dan lain- lain di luar DCEU tidak akan saya masukkan.

Killer Croc

Killer Croc

Mengapa Kurang Pas?

Adewale Akkinuoye- Agbaje memiliki postur yang tinggi. Namun jika ingin memerankan peran ini, posturnya masih tergolong kurang tinggi dan kurang besar. Apalagi di beberapa adegan perbandingan kepala dan badannya menjadi kurang proporsional.

Menurut Pandangan MX

Siapapun yang mengikuti komik atau memainkan game Arkham series akan berpendapat jika Killer Croc memiliki postur tubuh yang tinggi besar. Bahkan ketika berdiri sejajar, Batman hanya setinggi dadanya. Dengan bentuk seperti ini, perlu menggunakan atlit wrestling yang dikenal juga kerap mencoba peran dalam film. Untuk kualitas akting tidak perlu bagus, karena perannya dalam film Suicide Squad tidak terlalu di depan. Dan juga tidak memiliki dialog yang banyak.

Jadi Siapa Yang Pantas?

Setelah memilih nama- nama yang sekiranya cocok, saya memilih The Great Khali. Posturnya yang sangat besar (tinggi 216 meter) dan bentuk mukanya yang menunjang sangat pas untuk menjadi karakter villain Batman ini.

 

Lois Lane

Lois Lane

Mengapa Kurang Pas?

Tidak ada yang mengingkari jika saya katakan bahwa Amy Adams merupakan salah satu aktirs lovable yang memilliki muka cute yang lucu. Tapi usianya sudah 41 tahun. Ketika pertama kali muncul di Man of Steel usianya 38 tahun, bandingkan dengan Henry Cavill yang baru 30 tahun pada saat itu. Memang banyak aktris yang di cast untuk menjadi pasangan aktor yang jauh lebih muda. Namun dengan kerutan wajah dan garis muka terlihat Lois Lane di sini lebih seperti seorang tante yang memacari berondong. Gimana nanti misal DCEU laku dan bertahan sampai 10 tahun lagi? Lois Lane-nya sudah menopause dong.

Menurut Pandangan MX

Lois Lane harusnlah seorang yang cerdas, cantik, deicated, dan menyenangkan. Perlu seorang aktris yang memenuhi syarat- syarat tersebut, Namun juga dengan usia yang pas dengan Henry Cavill

Jadi Siapa Yang Pantas?

Bagi saya Dianna Agron memenuhi syarat- syarat di atas. Kecantikannya yang natural dan raut wajahnya yang menggambarkan seorang wanita karir yang smart menjadikan dirinya sebagai aktris yang pas untuk peran Lois Lane. Dan juga Clark Kent jadi gak pacaran sama tante- tante.

 

Lex Luthor

Lex Luthor

Mengapa Kurang Pas?

Sejak awal terpilih, Jesse Eisenberg sudah mendapatkan protes dari para fans. Namun tidak seperti Affleck dan Gadot yang bekerja keras dan ternyata mampu membuktikan penilaian buruknya ternyata salah, Eisenberg malah membawakan karakter Luthor yang lebih mirip The Riddler, seakan salah referensi komik. Sosoknya yang seharusnya merupakan orang biasa yang mampu mengungguli Superman menjadi kurang berkesan.

Menurut Pandangan MX

Peran Luthor harusnlah menggunakan seorang aktor watak yang mampu memainkan emosi. Apalagi tugas yang diembannya sangat berat. Harus menjadi ancaman bagi Justice League tanpa memiliki kekuatan super.

Jadi Siapa Yang Pantas?

Saya sangat mendukung Bryan Cranston yang jadi Luthor. Namun jika ingin mengikuti template DCEU, Luthor harus menggunakan aktor muda. Dan Cranston sudah cukup tua (60 tahun). Akhirnya saya memilih Joaquin Phoenix yang sudah terbukti dengan peran menyebalkannya dalam Gladiator. Phoenix memang memiliki usia 40 tahunan, tapi masih bisa menjadi seorang nerd seperti yang dibawakannya dalam film Her.

 

Deadshot

Deadshot

Mengapa Kurang Pas?

Bukannya rasis, tapi saya tidak suka dengan keputusan menukar ras untuk suatu karakter populer. Will Smith orang negro, berbeda jauh dengan Deadshot yang seharusnya seorang bule. Dan menurut MX akan lebih keren jika dia seorang british dengan aksennya yang cukup cool sebagai seorang assassin. Will Smith sendiri tidak memberikan gambaran seorang Deadshot, namun seorang Mike Lowrey dalam film Suicide Squad.

Menurut Pandangan MX

MX membayangkan Deadshot merupakan seorang berhati dingin dan jago bela diri. Haruslah seorang aktor laga yang memerankan peran ini.

Jadi Siapa Yang Pantas?

No doubt. Jason Statham memenuhi semua syarat. Cool, wajah dingin, aktor laga, jago bela diri. Dan aksen british yang pas untuk karakter Floyd Lawton. (dnf)

 

 

 

 

0 Shares