0 Shares

us-oscars-times-square

Saat ajang Academy Awards 2014 berlangsung, Ellen Degeneres selaku host berbicara mengenai dua kemungkinan tentang pemenang film terbaik. Ketika itu, ia berkata sambil bercanda kepada para tamu undangan , “Kemungkinan pertama, “12 Years A Slave memenangkan Best Picture”. Kemungkinan kedua, kalian semua rasis”, ujarnya yang mengundang gelak tawa para tamu.

Dan kini, fakta mengejutkan berhasil dibongkar oleh LA.Times bahwa ada beberapa voters yang mengaku mereka memvote film yang dibintangi Chiwetel Ejiofor tersebut tanpa menyaksikannya terlebih dahulu.  Bahkan alasan mereka melakukan hal ini adalah mereka terobligasi untuk melakukannya, terkait kesenjangan sosial  dari film tersebut, tetapi juga merasa menyaksikan film tersebut akan sangat menyedihkan bagi mereka.

Kebanyakan telah terungkap bahkan sebelum Oscar berlangsung. Publicist untuk film ’12 Years A Slave”, Peggy Siegal mengungkapkan kepada Vanity Fair bahwa dia telah berbicara kepada para voters yang tidak nyaman untuk menyaksikan filmnya ,disebabkan konten dan inti permasalahannya. Satu orang wanita mengatakan bahwa dia tidak mau mengingat “hal mengerikan” dipikirannya, sedangkan satu wanita lainnya mengatakan “tidak menyukai film yang mempertunjukkan banyak adegan kekerasan”.

Nyatanya, mereka tetap memilih untuk vote “12 Years A Slave”.

Penting untuk mengingat bahwa bukan berarti  “12 Years A Slave’ tidak layak mendapat penghargaan tersebut. Ada lebih dari 6,000 anggota dari Academy dan masih belum jelas berapa banyak dari mereka yang memilih tanpa menyaksikannya, atau seberapa ketat vote antar nominee.

banner-12-years-a-slave-12YAS_FilmPage_AcadNomRev_1

 

0 Shares