0 Shares

Festival tahunan “Korea Indonesia Film Festival” siap kembali digelar. Bertempat di CGV Cinemas Grand Indonesia kemarin (7/9), berlangsung sesi Press-Conference yang dihadiri oleh Director of Korean Cultural Center, Mr.Chun Yung Pyong, Director of CGV Korea Mr.Kim Jong Tae, Brand Marketing Manager of CGV Cinemas Indonesia, Bpk.Wisnu Triatmodjo dan perwakilan dari panitia tim KIFF 2017,Rivki Morais Umagapi. Turut hadir pula perwakilan dari Starvision Plus lewat film “Sweet 20”, sutradara Ody C.Harahap,Morgan Oey dan produser Reza Servia. KIFF 2017 ini terbilang spesial karena tepat memperingati 44 tahun hubungan kerjasama internasional antar Indonesia dan Korea.

Dibuka oleh Mr Chun, Ia merasa sangat senang bisa kembali terlibat dalam Korea Indonesia Film Festival 2017. Baginya yang juga penyuka film, film dapat memperkenalkan budaya negara lain kepada khalayak ramai. Ia bahkan menyebutkan ketika “The Raid” ditayangkan di Korea, occupancynya mencpaai 70% sehingga Ia berharap akan lebih banyak film-film Indonesia yang dapat diapresiasi lagi di Korea. Mr.Chun turut memberikan informasi tentang 8 film Korea yang masuk dalam line-up KIFF 2017 yakni special arts, animation sampai box-office. Ia berharap peran media untuk menyebarkan kabar mengenai KIFF 2017 dan kedepannya Korean Cultural Center akan bekerja lebih keras lagi dalam mendatangkan film-film yang menarik untuk KIFF selanjutnya.

Mr.Chun Young Pyong,Director Korean Cultural Center ketika memberikan kata sambutan dalam Press-Conference KIFF 2017

Sambutan selanjutnya diberikan oleh Mr.Kim Jong Tae selaku Director of CGV Korea. Mr.Kim turue menginformasika secara resmi film “The Battleship Island” yang dirilis 16 Agustus 2017 di seluruh cabang CGV Cinemas telah mengukir rekor sebagai film dengan penonton terbanyak sepanjang sejarah penayangan film Korea di Indonesia. Ia juga bangga dengan apa yang dicapai oleh film “Sweet 20” yang merupakan remake dari “Miss Granny” (2013) yang dibintangi Shim Eun-Kyung. Ia berharap akan ada lagi hasil kerjasama antara produser Indonesia dan Korea.

Mr.Kim juga menceritakan perolehan penonton di CGV Indonesia setelah muncul pada 2013 silam yang terus mengalami peningkatan dimulai dari 2013 dengan 2.000.000 penonton lalu 2014 mencapai 5.000.000 penonton, 2015 mencapai 7.000.000 penonton dan terakhir 2016 hampir mencapai 10.000.000 penonton. Ia tidak heran dengan hal tersebut dan mengatakan bukan banyaknya jumlah bioskop yang menentukan tetapi keadaan market film yang sangat produktif. Ia juga mengikuti perkembangan film Indonesia yang mencapai 1 juta penonton. Terhitung sampai September 2017 sudah ada 6 film yang mencapai 1 juta penonton.

Terakhir, Bapak Wisnu Triatmodjo selaku Brand Marketing Manager CGV Cinemas Indonesia memberikan informasi lebih detail terkait KIFF 2017. Untuk harga tiketnya khusus Jakarta dan Bandung berkisar Rp.15.000,- dan untuk daerah Medan-Surabaya hanya dikenakan biaya Rp.10,000,-. Setelahnya Ia menjelaskan ke 14 film yang masuk line-up Korea Indonesia Film Festival 2017 yang dilanjutkan oleh Bpk.Rivki Morais Umagapi selaliku perwakilan dari KIFF 2017.

 

Line-up 14 Film yang akan meramaikan KIFF 2017.

Untuk Opening Night pada 14 September 2017 yang juga akan dibuka oleh aktor Morgan Oey, film “A Day” akan menjadi pembukanya. Sementara film komedi “Anarchist from Colony” akan menjadi closing movie KIFF 2017.

Tiket Korea Indonesia Film Festival 2017 sudah dapat dibeli mulai sekarang di :

CGV Cinemas Grand Indonesia,Jakarta

CGV Cinemas 23 Paskal,Bandung

CGV Cinemas Focal Point,Medan

CGV Cinemas Marvell City,Surabaya

Acara press-conference ini juga memberikan plakat kepada pihak Starvision Plus atas pencapaian ┬álebih dari 1 juta penonton lewat film “Sweet 20” yang juga masuk dalam line–up KIFF 2017. Setelahnya, rekan media diajak untuk menyaksikan film “My Annoying Brother” yang penuh haru dan kocak antara Cho Jung-Seok dan Do Kyung-Soo.

 

0 Shares