0 Shares

15283_1554460304768157_6931782201415290799_n

Kisah kependekaran lama sudah tak muncul di industri perfilman Indonesia. Kini, Miles Films dan KG Studios menghadirkannya kembali lewat “Pendekar Tongkat Emas” yang terinspirasi dari komik silat dan menceritakan dunia persilatan. Mira Lesmana selaku produser mengatakan ini merupakan impiannya yang sudah dipikirkan dan diinginkannya. Adapun alasan Mira mengangkat cerita silat karena mengandung unsur unsur yang melekat dengan kehidupan sehari-hari seperti dosa yang dipendam, keserakahan, balas dendam, keinginan ¬†untuk berkuasa sampai pada pengkhianatan. ¬†Hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi sang sutradara ,Ifa Isfansyah yang mengaku suka membaca komik silat. Ifa mengatakan saat pertama kali ditawarkan film ini , ia langsung mengiyakan sebab merupakan sebuah kehormatan untuk bekerjasama dengan Mira Lesmana dan Riri Riza.

Proses produksi film ini cukup menghabiskan biaya terbesar sepanjang sejarah Miles Films memproduksi sebuah film yakni 25 Milyar. Semua dimulai dari proses riset, hunting lokasi, proses latihan fisik hingga proses syuting yang berlokasi di Sumba, NTT sampai proses paska produksi yang meliputi editing, scoring ,mixing. KG Studios yang menjadi mitra Miles Film menjelaskan alasan mereka bekerjasama dengan Miles Films. “Kami memilih bekerjasama dengan Miles karena baru kali ini mereka membuat film yang beresiko cukup besar. Lebihnya lagi biaya produksi film ini termasuk “sangat menantang”. Selain kami melihat isi cerita, kami juga melihat lembaga pembuatnya dan kami yakin Miles adalah lembaga mumpuni dan tidak perlu diragukan lagi kualitas dan kehandalan mereka,” ujar Executive Producer, Agung Adiprasetyo dari KG Studios.

Tentu Explorers penasaran dengan genre film ini bukan ? Mira Lesmana mengatakan bahwa genre film ini adalah drama martial arts. Untuk casting para pemain, ada dua opsi yang dipikirkan. Pertama, mencari orang yang ahli beladiri kemudian diberi bekal pelatihan akting dan kedua adalah mencari aktor yang dilatih bela diri. Dan pihak produksi memilih opsi kedua.

Maka terpilihlah para cast seperti Nicholas Saputra, Eva Celia, Tara Basro, Reza Rahadian, sampai aktor senior Slamet Rahardjo dan aktris senior Christine Hakim turut serta ambil bagian dalam film ini. Selain nama-nama di atas ada pula Whani Darmawan, Landung Simatupang, Darius Sinathrya, Prisia Nasution dan memperkenalkan aktor cilik Aria Kusumah.

Demi hasil koreografi yang memukau, Ifa, Mira dan Riri memutuskan bekerjasama dengan Xiong Xin Xin yang merupakan body double stunt aktor Jet Li dalam film Once Upon A Time In China 1,2 dan 3. Adapun alasan dipilihnya Xin menurut Riri Riza adalah karena pengalaman Xin yang sudah kenyang asam garam dalam menjadi stuntman selama 30 tahun dan adegan dalam film Pendekar Tongkat Emas beresiko cukup tinggi.

Mira Lesmana turut mengembangkan Intellectual Property untuk film ini berupa komik prekuel “Lembah Angin” yang diterbitkan oleh M&C ! (terbit 17 Desemebr 2014) , merchandise kerjasama TMS Asia serta application berupa mobile game yang dibuat oleh anak muda kreatif dari Altermyth dan nantinya dapat di download di www.nampol.net secara gratis.

Tidak sampai disitu saja, OST untuk film ini terbilang tidak main-main. Mengajak Anggun C.Sasmi untuk membawakan lagu tema “Fly My Eagle” yang musiknya di aransemen Erwin Gutawa serta diciptakan oleh Gita Gutawa ini dijamin akan menambah sendu suasana selesai menyaksikan film berdurasi 113 menit ini.

Sudah tidak sabar menyaksikan film ini, Explorers ? simak dulu Teaser Trailer dan Official Trailernya berikut yang dijamin akan membuat kalian berdecak kagum :


0 Shares