15 Shares

“I’m just a gringos who always delivered”-Barry Seal

Banyak orang yang tidak menyangka bahwa keahliannya bisa dimanfaatkan pihak lain. Berada dalam situasi yang pelik dari pekerjaan yang sudah dijalani bisa menjadi salah satu faktor yang cukup membuat mereka mempertimbangkan tawaran tersebut. Namun apakah mereka juga mempertimbangkan hal lainnya seperti apa yang menanti mereka kelak dalam pekerjaan baru mereka, halal atau tidak halal, dan sebagainya.

Setelah merilis “The Wall” yang menghadirkan Aaron Taylor-Johnson dan John Cena, Doug Liman kembali bekerjasama dengan Tom Cruise setelah keduanya sukses dalam “The Edge of Tomorrow” pada 2014 silam dalam sebuah film yang diangkat dari kisah nyata “American Made”. Ini merupakan film kedua Liman yang diproduksi Universal setelah sebelumnya “The Bourne Identity”. Cast-cast yang terlibat dalam “American Made” diantaranya Sarah Wright,Domhnall Gleeson,Jayma Mays,Jesse Plemons,Lola Kirk,Lara Grice, Frank Licari,Alex Quaries,Caleb Landry Jones,Connor Trinneer,Kevin L.Johnson,Morgan Hinkleman,Alejandro Edda.

Bersetting di tahun 80’an ketika negara Amerika Serikat dipimpin oleh Ronald Reagan, Barry Seal, soerang pilot pesawat komersil TWA tak menyangka hidupnya akan berubah drastis ketika Ia diminta Monty Schafer dari CIA untuk membantunya melakukan misi “rahasia”. Beranjak dari misi “rahasia” tersebut, Seal menemukan dirinya terjebak diantara konflik antara Pablo Escobar dan kartel Medillan, Ronald Reagan, Oliver North dan General Oriega. Meski begitu, Seal tidak mau keluarganya hidup dengan kesulitan seperti ketika Ia masih bekerja di TWA.

Apa pilihan yang akan diambil oleh Seal?

Apa sebenarnya misi “rahasia” yang dijalani dan dilakukan oleh Seal tersebut?

REVIEW:

Jika mendengar nama Tom Cruise, tiga hal yang terbersit dalam ingatan adalah : berlari dengan cepat, adu kebut dengan kendaraan dan senyuman yang mampu meluluhkan wanita. Bahkan dalam beberapa filmnya, Ia tampil topless. “American Made” dibuka dengan style ala retro 80’an dimana logo Universal dibuat jadul dan Liman sebagai sutradara membuat film ini sangat terasa texture 80’an nya terlihat dari lighting yang terang dan kamera yang dipegang dengan tangan layaknya film yang keluar dari Kodak keluaran lama. Liman juga masih memasukkan unsur identik dalam tiap film yang disutradarainya seperti suspense,black comedy yang mampu membuat penonton tertawa terbahak-bahak.

Peran Barry Seal terlihat sangat menarik dalam diri Tom Cruise bahkan dapat dikatakn peran dramatisnya setelah “Magnolia” dan “Jerry Maguire”. Ia menerbangkan pesawat juga seperti karakter Maverick dalam “Top Gun” tetapi Seal yang diperankannya berbeda: di kokpit pesawat, dia sangat berani mengambil resiko dan sangat mahir mengendalikan pesawat. Tetapi di belakang, Ia seperti seorang pria yang menerima apapun permintaan yang datang kepadanya. Tom lagi-lagi membuktikan bahwa dirinya belum habis setelah dicap publik kurang meyakinkan dalam reboot “The Mummy”. Dan kembali, adegan stuntnya masih tetap dilakukan oleh Cruise.

“American Made” merupakan potret lain layar lebar yang menampilkan “American Dream” setelah Leonardo DiCaprio dengan “The Wolf of Wall Street” nya pada 2015 silam. ┬áNamun yang berbeda adalah Liman memperlihatkan bagaimana kemakmuran dapat diperoleh Seal dan hubungannya dengan sang istri,Lucy yang diperankan dengan sangat baik oleh Sarah Wright. Domhnall Gleeson yang memerankan Schafer terlihat sangat “misterius” karena muncul secara tiba-tiba.

Naskah yang ditulis oleh Gary Spinelli benar-benar memberikan sebuah alur cerita yang tidak terlalu cepar pacenya. “American Made” memperlihatkan sebuah kisah pelarian yang menegangkan,penuh intrik juga penuh tawa namun masih bisa memberikan suspense dan thrilling factor kepada para penontonnya.

4/5

15 Shares