0 Shares

“One more job and I’m done”- Baby

Terikat dalam sebuah pekerjaan yang sulit terkadang menjadikan situasi semakin pelik. Terutama ketika kita memiliki “hutang” terhadap orang yang mempekerjakan kita tersebut. Tanpa terkecuali ,melakukan kejahatan. Secara tidak langsung, hal tersebut akan merubah pandangan kita untuk segera keluar dari lubang kelam tersebut. Tetapi, sekali kita memasukinya,akan sangat sulit untuk keluar. Lantas, apa yang akan kita perbuat?

Meskipun dirasa “terlambat” dirilis, Akhirnya Film terbaru garapan Edgar Wright “Baby Driver” resmi tiba di Indonesia pada 30 Agustus 2017. Film ini sendiri sudah mencuri perhatian publik ketika melakukan premiere dalam SXSW Festival yang kemudian dirilis di Amerika pada 28 Juni 2017. Berbudget hanya US$34,000,000,- saja, “Baby Driver” menjadi film garapan Edgar Wirght dengan pendapatan paling besar sepanjang karir penyutradaraannya ,lebih dari US$214,000,000,- secara worldwide. “Baby Driver” menghadirkan Ansel Elgort,Kevin Spacey, Lily James, Jon Hamm,Jamie Foxx, Eiza Gonzalez,CJ.Jones,Flea, Lanny Joon,Paul Williams,Jon Spencer.

Baby adalah seorang pengendara yang bekerja untuk Doc, seorang gembong kriminal yang merupakan spesialis dalam hal merampok. Ia bekerja padanya untuk membayar kesalahan saat dirinya mencuri salah satu mobil milik Doc Baby sendiri saat kecil mengalami kecelakaan yang menyebabkan telinganya mendenging (Tinnitus) sehingga Ia harus terus mengenakan headset dan mendengarkan musik dari iPodnya. Bersama krunya yang terdiri dari Monica Costello/Darling, Jason Van Horn/ Buddy dan pendatang baru ,Leon Jefferson III, Baby terus-menerus melakukan pekerjaan tersebut meskipun ayah Baby yang tuli, Joseph sudah melarangnya. Ketika dirinya merasakan jatuh cinta dengan Debora, seorang pelayan di Bo’s Diner. Baby merasa “pekerjaan”nya sudah selesai. Namun Doc memintanya melakukan pekerjaan itu lagi dan jika Baby tidak menuruti Doc, semua orang yang dicintai Baby akan mendapat akibatnya,termasuk Debora yang dicintainya.

Apa yang sebenarnya direncanakan Doc ?

Apa keputusan Baby ? Maukah Ia kembali bekerja untuk yang terakhir kalinya dengan Doc?

REVIEW:

Edgar Wright. Sutradara yang dikenal lewat “Cornetto Trilogy” yang mempopulerkan nama Simon Pegg dan Nick Frost ini sudah tidak perlu diragukan lagi kapasitasnya sebagai seorang sutradara. “Baby Driver” sendiri sudah muncul idenya saat 1994 oleh Wright yang kemudian diadaptasi menjadi video clip “Blue Song” yang dipopulerkan Mint’s Royale yang menghadirkan Noel Filding sebagai seorang supir pecinta musik yang bekerja untuk sekelompok perampok bank. Ia juga mengambil inspirasi dari film “The Driver” (1978) yang disutradarai Walter Hill.

Setelah menjelaskan awal dari inspirasi filmnya, kini kita masuk ke pembahasan filmnya sendiri. Baby Driver menyajikan sebuah aksi action yang cepat dipadu dengan deretan soundtrack yang sangat “membunuh” naluri berkendara. Opening film ini sendiri cukup epic dimana aksi kejar-kejaran sudah mewarnai di awal. Lalu masuk ke pertengahan dimana konflik mengerucut dengan hadirnya tokoh Bats yang diperankan oleh Jamie Foxx yang memang sesuai dengan rupanya, seorang kriminal yang arogan, suka mengintimidasi dan berceloteh seenaknya. Foxx juga menambah keseruan “Baby Driver” dengan jokesnya yang menyerempet nama-nama penyanyi seperti Barbra Streisand. Hal tersebut semakin dibuat apik oleh choreography dari Ryan Heffington yang membuat timing dan movement dari tiap cast sesuai dengan ritme tiap soundtrack yang diputar di tiap scenenya. Kevin Spacey yang berperan sebagai Doc juga tampil baik sebagai seorang bos kriminal yang tidak segan-segan mengintimidasi tiap kru atau anggotanya yang membangkang. Terlihat dari arogansi mimik dan ekspresi Spacey.

Diatas sudah disebutkan bahwa “Baby Driver” didukung oleh deretan soundtrack dan lagu-lagu yang sangat “membunuh”., Membunuh dalam arti membuat penonton menikmatinya. Diawali dengan “Bellbottoms”- Jon Spencer Blues Explosion sampai yang berbau hip-hop seperti “Was He Slow”-Kid Koala, lalu mengalun lembut membawa aura romance lewat “Never,Never Gonna Give You Up”- Barry White hingga track pamungkas yang energik dari band legendaris Queen “Brighton Rock” yang juga menjadi nyawa dari “Baby Driver”.

Akting Ansel Elgort dan Lily James terbilang cukup membuat mereka dijuluki “Cutest Couple” terlebih suara James yang melantunkan lagu “B.A.B.Y” sangat menenangkan. Toh, Lily James juga pernah melakukan hal serupa dalam versi live action “Cinderella” (2015),bukan?

Kencangkan sabuk pengamanmu, pasang headset, siapkan nyali dan nikmatilah ketegangan berkendara ala Edgar Wright dipadu aksi-aksi cepat penuh intens dan gila dalam “Baby Driver”. Dan secara tidak langsung, film ini layak masuk daftar film terbaik di tahun 2017 (salah satu,red).

4.5/5

0 Shares