21 Shares

“Come and get it”-Dominic “Dom” Toretto

Keluarga merupakan sebuah wadah komunitas terkecil dalam kehidupan ini. Entah itu orang yang tidak ada relasi atau hubungan darah, sekalipun mereka sudah merasakan kehangatan dan perbuatan kita, mereka akan menganggap kita bagian dari “keluarga”nya. Lantas, bagaimana jika salah satu keluarga membelot dan melawan kita? Apa yang kita akan lakukan untuk membawanya kembali?

Kepergian Paul Walker memang menyisakan duka ketika “Fast &Furious 7” aka Furious Seven dirilis. Namun film tersebut berhasil mencetak rekor penghasilan terbesar sepanjang franchise ini bergulir. Dan kini, franchise tersebut memasuki babak baru di tangan F.Gary Gray dengan judul “The Fate of The Furious”/ Fast & Furious 8” yang masih menghadirkan Vin Diesel, Michelle Rodriguez,Chris “Ludacris” Bridges, Tyrese Gibson,Dwayne Johnson,Jason Statham,Kurt Russell,Nathalie Emmanuel,Elsa Pataky,Tego Calderon,Leo Omar bersama para cast baru mulai dari Charlize Theron, Dame Helen Mirren,Scott Eastwood dan Kristofer Hivju.

Setelah Brian o’Conner dan Mia Toretto menikmati kehidupan barunya, kini tiba waktunya Dom dan Letty menikmati honeymoon mereka di Cuba. Bulan madu yang romantis terusik dengan kehadiran seorang wanita misterius bernama Cipher yang meminta Dom untuk bekerja baginya. Setelah selesai menjalankan misi di Berlin, Dom membuat Luke Hobbs tertangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Mengetahui hal tersebut, sisa dari tim Dom yakni Letty,Roman Pearce,Tej Parker dan Ramsey dikumpulkan oleh Mr.Nobody dan kejutan bagi mereka setelah mengetahui musuh yang telah dihadapi mereka sebelumnya, Deckard Shaw bergabung dalam tim tersebut. Mereka harus bekerjasama untuk menghentikan Dom dan Cipher bersama partnernya, Connor Rhodes yang merencanakan sesuatu yang sangat buruk.

Mampukah tim yang dipimpin oleh Hobbs menghentikan aksi Dom dan Cipher?

Apa yang terjadi sebenarnya? Mengapa Dom tega mengkhianati “keluarga” yang sudah Ia bentuk ?

REVIEW:

Nyawa dari franchise “Fast & Furious” adalah aura persaudaraan yang kental dari karakter Dominic Toretto-Brian O’Conner yang diperankan oleh Vin Diesel dan alm.Paul Walker. Hal tersebut tidak dapat dibantah karena penonton sudah menyukai kedua karakternya. Lambat laun, franchise ini makin banyak menghadirkan karakter-karakter baru dalam tim Dom yang menambah peliknya alur cerita. Dalam “Fast & Furious 8”, konfliknya tergambar lebih ke arah pribadi dan lebih spesifik “keluarga”. Awal film ini dimulai dengan cukup baik ,mengembalikan adegan race yang memang menjadi awal mula terlahirnya franchise tersebut. Lambat laun, alur berjalan cepat dan tanpa basa-basi memperlihatkan konflik utama yakni Dom yang mengkhianati tim dan “keluarga”nya.

Apa yang penonton sukai dari franchise ini? sudah pasti adegan-adegan “gila” dan tidak masuk akalnya,bukan? Dalam installment kedelapannya, penonton masih akan dibuat menganga melihat adegan demi adegan gila yang cukup membuat mata terbelakak. Untuk adegan aksinya sendiri masih sama dengan sebelumnya lebih banyak aksi kejar-kejaran dengan mobil, tembak-menembak. Dari segi cast, Dominic Toretto yang diperankan oleh Vin Diesel mengalami banyak perubahan dalam pola bertindaknya terutama dalam mengambil keputusan yang membuatnya harus berkhianat terhadap keluarganya sendiri. Sisi melankolis sendiri diperlihatkan Letty yang diperankan oleh Michelle Rodriguez. Dwayne Johnson dan Jason Statham cukup membuat penonton tertawa dengan jokes mereka yang masih menyinggung perihal pertemuan Hobbs dan Deckard di Furious 7. Johnson sendiri juga memperlihatkan sesuatu yang mengejutkan namun membuat penonton tidak bisa menahan tawanya. Tawa tersebut makin bertambah dengan duo Roman dan Little Nobody yang diperankan oleh Tyrese Gibson-Scott Eastwood. Keduanya mampu memancing tawa penonton lewat pertikaian dan selisih paham diantara mereka. Sebagai villain, Charlize Theron cukup mengintimidasi lewat tatapan dan caranya berkata-kata sebagai Cipher. Lihat saja bagaimana Ia menatap Dom yang mampu memaksanya menjadi pengkhianat. Tidak cukup disitu saja, penonton akan dibuat terheran-heran dengan peran dari Dame Helen Mirren dan kejutan terakhir lewat kemunculan salah satu villain dari franchise ini yang sudah dihadapi oleh Dom. “Fast & Furious 8” secara tidak langsung memiliki kaitan dengan “Fast & Furious 6” dan “Fast & Furious 7”. Deretan OST film ini siap mengajak penonton bergoyang mengikuti irama mulai dari “Hey Ma” yang dibawakan  Pitbull & J. Balvin feat. Camila Cabello sampai lagu andalan Good Life” yang dibawakan oleh G-Eazy dan Kehlani. Deretan kendaraan mahal pun tidak luput dari pandangan mata terutama Lamborghini Orange yang dikendarai oleh Roman Pearce.

Akhirnya, “Fast & Furious 8” menjadi sebuah paket reuni antar keluarga yang dibalut dengan hangat, penuh aksi-aksi dan stunt yang gila namun akhirnya kembali lagi, unsur kekeluargaan terasa di akhirnya. Sebuah game-changer yang cukup baik untuk franchise ini kedepannya.

4/5

21 Shares