11 Shares

reacher-indo-poster

“Time to us for stop running and start for hunting”-Jack Reacher

Memiliki kenangan bersama rekan kerja apalagi jika kebanyakan terjadi di lapangan tentu akan sangat berkesan sehingga kita tanpa sadar ingin kembali  mengenangnya bersama sang rekan. Namun dengan perubahan yang terjadi, masihkah kita berani menatap masa lalu kita bersama rekan kerja kita tersebut?

jack-reacher-never-go-back-still-1

Sukses mencuri perhatian audience pada 2012 dalam “Jack Reacher” yang disutradarai Christopher McQuarrie, Tom Cruise kembali sebagai sang ex-polisi militer dalam sekuelnya bertajuk “Jack Reacher: Never Go Back” yang kali ini penyutradaraannya diserahkan kepada Edward Zwick yang juga menyutradarai salah satu film Tom  “The Last Samurai”. Turut menghadirkan Cobie Smulders, Danika Yarosh, Patrick Heusinger,Robert Catrini, Robert Knepper,M.Serrano,Aldis Hodge,Austin Hebert,,Madalyn Horcher dan Sabrina Gennarino.

jr2

Empat tahun setelah “Jack Reacher” (2012) berakhir, Jack Reacher memutuskan untuk berkunjung ke kepolisian Militer di Washington DC untuk bertemu dengan Mayor Susan Turner yang dulu merupakan rekan Reacher dalam menginvestigasi. Ketika tiba di kantor Turner, Reacher mendapati laporan tentang penangkapan Turner atas tuduhan spionase. Masalah bertambah dengan adanya klaim tuntutan dari seorang wanita bernama Candace Dayton kepada Reacher atas anak perempuannya ,Samantha yang berusia 15 tahun. Penyelidikan Reacher tentang kasus ini ternyata membuka sebuah fakta mengejutkan atas apa yang  terjadi di kepolisian militer sekaligus masa lalu dari Reacher sendiri. Namun ternyata, Reacher pun ikut menjadi buronan setelah sidik jarinya ditemukan di senjata pembunuh kolonel Morgan,pengganti sementara Mayor Susan Turner. Kini Reacher dan Turner harus berpacu dengan waktu untuk mengungkap dalang dibalik semua ini termasuk Turner yang ingin mencari keadilan atas kematian dua rekannya yang tewas dalam tugas di Afghanistan, Sgt.Mircovich dan Sgt.Cibrelli.

cobie-smulders-danika-yarosh-tom-cruise-jack-reacher-never-go-back

REVIEW:

reacher-2

Berdurasi 118 menit, “Jack Reacher: Never Go Back” dapat dibilang mengalami peningkatan dari segi cerita dan konflik dari Jack Reacher yang kali ini masih diperankan dengan prima oleh Tom Cruise diusianya yang sudah masuk 53 tahun. Kehadiran Danika Yarosh sebagai Samantha Dayton mencairkan suasana tegang lewat percakapannya bersama Reacher yang sekaligus memperlihatkan sisi lain dari ex-polisi militer berpangkat Mayor ini. Sosok Heroine dalam diri seorang Mayor Susan Turner yang diperankan Cobie Smulders mampu mengimbangi karakter Reacher yang keras kepala dan tidak taat peraturan tersebut. Keduanya berhasil membuat chemistry yang apik sebagai partner. Zwick berhasil membawa penonton dengan cerita yang lebih menarik dan mendetail tentang dalang dibalik kasus yang menimpa Susan Turner. Adegan aksinya sendiri masih sama, cepat, tidak bertele-tele dan sangat “keras” terutama dalam baku hantam tangan kosong yang dilakoni Reacher. Scoring dari Henry Jackman kurang bertenaga di beberapa scene namun ketika memasuki ketegangan, scoring dari Jackman mampu menambah serunya adegan yang ditampilkan. Tidak hanya itu, kehadiran Patrick Heusinger sebagai antagonis utamanya menambah tensi dari psy-war antara Reacher dengan The Hunter yang diperankannya dengan buas, berdarah dingin dan sadis dalam tiap aksinya. Tidak ketinggalan pengarang novel Jack Reacher, Lee Child muncul sekilas sebagai cameo. Overall, “Jack Reacher: Never Go Back” lebih baik dari predesornya. tetap brutal namun dibalut drama yang membuat semua benang merah terhubung dengan baik.

4/5

11 Shares