2 Shares

“You wanted me back… I’m back!”-John Wick

Seseorang yang sudah lelah dengan pekerjaannya tentu merasakan hal yang berbeda, terlebih jika pekerjaan tersebut tidak diinginkan oleh orang terdekat kita. Niat ingin melepaskan diri terhambat akibat adanya kontrak atau perjanjian dengan atasan kita. Lantas, apa kita hanya diam saja atau justru melanjutkan pekerjaan tersebut?

Sukses mengejutkan banyak penonton pada 2014 silam, Keanu Reeves kembali lagi sebagai sang pembunuh bayaran John Wick dalam sekuelnya “John Wick: Chapter 2”. Yang unik, film ini sudah lebih dulu tayang 2 hari di Indonesia sebelum rilis di Amerika pada 10 Februari. Selain Reeves, Ian McShane, John Leguizamo,Bridget Moynahan,Thomas Sadoski dan Lance Reddick juga kembali terlibat dalam sekuelnya. Cast lain yang turut membintangi “John Wick: Chapter 2” diantaranya Common, Laurence Fishburne, Ruby Rose,Riccardo Scamarcio dan Claudia Gerini.

Sudah cukup lama John Wick menjalani profesinya sebagai pembunuh bayaran yang dikontrak Santino D’Antonio. Merasa lelah membunuh banyak orang, Wick memutuskan untuk pensiun dan menjalani hidup normal layaknya orang kebanyakan. Namun masa pensiun Wick harus ditunda karena Santino memintanya menjalankan misi membunuh Gianna, adiknya di Roma. Diantara krisis identitas sebagai seorang suami yang kesepian dan pembunuh bayaran tanpa belas kasih, Wick harus memilih menjalankan misi tersebut dengan resiko yang tidak pernah Ia sangka atau melarikan diri setelah misi tersebut.

Apa pilihan Wick?

Resiko apa yang diterima Wick seusai menjalankan misi di Roma?

REVIEW:

Jika dalam “John Wick”, alasan Wick menjadi pembunuh sudah dijelaskan, dalam “John Wick: Chapter 2”, Chad Stahelski sang sutradara membukanya dengan action sequence yang cukup memacu adrenalin. Adegan car-chasing yang penuh intens serta baku hantam tangan kosong dengan sedikit gerakan menyerupai balet membuat adegan tersebut masih terlihat sadis namun elegan. Tidak hanya itu, naskah yang ditulis Derek Kolstad juga turut menambah konflik yang dialami John Wick yang diperankan Keanu Reeves dengan baik dan masih terlihat badass. Reeves mampu memperlihatkan suasana hati dari Wick yang hampa meskipun profesinya adalah seorang pembunuh. Dideretan cast lain, Common yang berperan sebagai Cassian, bodyguard dari Gianna mampu memberikan perlawanan yang keras terhadap tokoh Wick. Bahkan keduanya sempat membuat tertawa penonton seusai pertarungan mereka yang cepat dan intens.Ruby Rose (ya, dia lagi) yang berperan sebagai Ares tidak banyak mendapat scene namun tatapan serta make-upnya yang menjadikan dirinya terlihat tomboy sedikit mematikan. Laurence Fishburne yang berperan sebagai The Bowery King cukup meyakinkan sebagai bos lewat tertawanya yang nyaring. Untuk adegan aksinya sendiri bagaikan sebuah roller-coaster. Penonton dijamin tidak akan bergidik dari layar mendengar suara dentuman senjata sampai darah bermuncratan sepanjang film (kabar baiknya: tidak ada anjing yang disakiti lagi,LOL :)))

Overall, “John Wick: Chapter 2” semakin memperluas universe dari John Wick dan layak ditunggu bagaimana sang Boogeyman bertahan. Bukan tidak mungkin Reeves akan segera meminta Lionsgate untuk melanjutkan kisah John Wick ini.

4/5

 

 

2 Shares