5 Shares

Doesn’t it feel so good to be bad?”-Scarlet Overkill

minions_ver3

Bicara mengenai sifat manusia dari dua sisi yakni good and bad, tentu ada fakta yang cukup menggelitik. Kadang orang baik ingin sesekali berbuat jahat, dan yang jahat bermaksud menjadi jahat namun memperlihatkan kebaikannya pada sesama. Namun ada juga orang jahat yang justru dianggap pahlawan.

Setelah sukses mencuri perhatian audience khususnya anak-anak dalam “Despicable Me” (2010) dan “Despicable Me 2” (2013), akhirnya para Minions kembali dengan kisah mereka sendiri dalam “MINIONS” yang kembali disutradarai oleh Pierre Coffin kali ini dibantu oleh Kyle Balda dan dibintangi Sandra Bullock, Jon Hamm,Michael Keaton, Allison Janney,Katy Mixon,Jennifer Saunders dan masih banyak cast lainnya.

Tanpa kita ketahui, Minions,makhluk bermata satu dan berwarna kuning ini sudah hidup lebih dulu dari kita,manusia. Sepanjang hidupnya, mereka selalu mencari majikan penjahat untuk dilayani mulai dari T-Rex (Jurassic Era), Caveman (Stone Age),Napoleon Bonaparte (Napoleonic Era) , sampai Dracula (Dark Age). Namun mereka selalu gagal menjaga keselamatan para majikan. Tanpa majikan ,mereka tidak memiliki arah tujuan. Untuk itu, seorang minion bernama Kevin berinisiatif melakukan perjalanan mencari majikan bersama Stuart yang berjiwa remaja dan Bob yang penakut. Pencarian mereka berakhir di New York ketika mereka mendapat informasi mengenai seorang supervillain yang paling kejam sepanjang masa, Scarlet Overkill di ajang Villain Con.

Maukah Scarlet menerima para Minions sebagai anak buahnya ?

minions-firstlook-scarlet1-full

Bagaimana petualangan Kevin, Stuart dan Bob selanjutnya ?

minions

 

despicable-me-minions-movie-screenshot-soccer-fans

REVIEW :

Pierre Coffin seakan tidak ingin penonton kehilangan raut wajah dan senyum. Terbukti dari awal dimulainya, “Minions” kembali membuat penonton dari kalangan semua umur tertawa, tersenyum tanpa henti melihat kekonyolan dan tingkah kocak Kevin,Bob dan Stuart (oh,Bob,kau telah mencuri sebagian scene lewat kepolosanmu). Kehadiran Sandra Bullock dalam film ini berhasil menghidupkan aura jahat dari Scarlet Overkill. Bullock mampu memainkan ekspresi dan watak Scarlet Overkill yang licik dan terkadang “innocent” . Sementara Jon Hamm yang memerankan suami Scarlett, Herb Overkill terbilang cukup mampu menambah keseruan ceritanya. Bersiaplah melihat adegan aksi dan kekocakan tiap scene dari film berdurasi 90 menit ini. Satu hal yang membuat kami terkejut adalah kejutan dari Pierre Coffin yang ingin menegaskan bahwa Minions masih mengandung unsur Indonesia. Dan tentu saja, ketimbang spinoff, “Minions” lebih pantas dikatakan sebagai prekuel dari film sebelumnya karena disini Coffin sudah menyiapkan surprise character yang akan membuat kalian terkejut.

minions-image

Para pengisi suara yang lain seperti Michael Keaton (Walter Nelson),Allison Janney (Mudge Nelson) ,Katy Mixon (Tina Nelson),Michael Beattie (Walter Jr), Jennifer Saunders(Queen Elizabeth II) sudah cukup menambah kelucuan dari film ini .terutama Saunders yang membawa karakter Queen Elizabeth II yang cukup membuat kami tertawa.

Setting 60an, tepatnya 1968 semakin kental dengan lagu-lagu lawas di era tersebut seperti “Same Song Old and Dance”-Aerosmith, “Foxy Lady”- Jimi Hendrix, dan lagu-lagu lainnya yang bakal membuat kalian akan mengikuti irama demi irama. Dan scoring dari Heitor Pereira yang kental dengan irama “Despicable Me” nya siap membuat kita kembali bernostalgia.

Seperti halnya “Despicable Me” dan Despicable Me 2″ ,”Minions” juga menyisipkan beberapa extra scene yang tentu sayang untuk dilewatkan karena sangat menghibur. Dan kami sarankan untuk lebih banyak kesenangan, format 3D sangat layak untuk film ini. Pop-out dalam “Minions” benar-benar terasa. It is really a fun packed adventure!

5/5

“MINIONS” tayang Rabu,17 Juni 2015 di Cinema 21 /XXI (Dolby Atmos, 2D,3D) ,Cinemaxx Theater (2D-3D) dan blitzmegaplex (2D,3D,4DX 3D)

5 Shares