2 Shares

“Bagiku,kekuatan seorang pendekar bukanlah untuk mencari kesempurnaan, tetapi untuk membela mereka, kaum yang lemah”- Cempaka

15283_1554460304768157_6931782201415290799_n

Jika bicara mengenai film-film bergenre martial-arts alias silat asli buatan sineas kita, pada tahun 80’an banyak sekali film dengan genre tersebut. Sebut saja Si Buta Dari Gua Hantu, Panji Tengkorak, sampai Jaka Sembung pun sempat menjadi tren. Namun pada tahun 90’an, semua yang berbau genre silat, baik itu komik maupun visualisasinya menghilang dari layar televisi maupun layar lebar. Sangat disayangkan mengingat merekalah para pendekar legendaris nasional yang kita elu-elukan di masa kejayaannya.

Berkaca dari hal tersebut,Mira Lesmana mengambil sebuah keputusan yang terbilang cukup “nekad” yakni membuat sebuah film bergenre drama dipadu martial-arts yang berjudul “Pendekar Tongkat Emas”. Tidak main-main, Mira mengajak kembali rekannya, Riri Riza sebagai Co-producer dan menunjuk Ifa Isfansyah sebagai sang sutradara. Dibawah naungan Miles Film dan KG Studio, film yang memakan biaya cukup mahal yaitu sekitar 25 milyar ini turut menghadirkan aktor-aktris papan atas seperti Christine Hakim, Eva Celia, Reza Rahadian, Tara Basro, Nicholas Saputra, Slamet Rahardjo, Whani Darmawan, Landung Simatupang, Prisia Nasution, Darius Sinathrya, serta turut memperkenalkan Aria Kusumah sebagai pendekar Lembah Angin.

Semua berawal dari Cempaka, seorang pendekar yang memiliki pusaka “Tongkat Emas” dan juga memiliki perguruan bernama sama sesuai pusaka yang dimilikinya. Ia memiliki 4 orang murid yang bernama Dara, Cempaka, Biru dan Angin. Menyadari usia dan fisiknya yang semakin menurun, Cempaka memutuskan untuk memberikan pusaka Tongkat Emas kepada salah satu di antara keempat muridnya tersebut. Sayangnya, sebelum dunia persilatan mengetahui siapa pewaris pusaka “Tongkat Emas” selanjutnya, terjadi pembunuhan sekaligus pengkhianatan yang mengakibatkan pusaka tersebut jatuh ke tangan yang salah. 2 orang murid dari Cempaka yang dikhianati harus menemukan sosok Naga Putih, bekas pasangan Cempaka yang telah lama menghilang dari dunia persilatan. Namun mereka malah bertemu dengan sosok pemuda bernama Elang yang misterius.

Siapa yang akhirnya akan menjadi pewaris pusaka “Tongkat Emas” ?

Siapa sebenarnya Elang ? Teman atau Musuh ?

REVIEW :

Mira Lesmana-Riri Riza. duo produser dan co-produser yang satu ini tidak perlu lagi diragukan. Hampir semua film yang mereka produseri bersama selalu mampu membuai penonton. Sebut saja “Sokola Rimba” yang mereka buat setahun yang lalu. Kali ini mereka kembali membuat penonton bertepuk tangan lewat karya terbaru mereka “Pendekar Tongkat Emas”. Selain lokasi syuting yang berlokasi di Sumba, NTT yang memberikan pemandangan cukup indah, kami juga salut dengan koregrafi aksi yang dibuat ioleh Xiong Xin Xin yang pernah menjadi body double stunt untuk Jet Li. Koreografi dari Xiong memang terlihat stylish dan akrobatik, namun tetap memberikan tenaga dalam setiap scene. Akting para pemain juga cukup baik, terutama kepada Tara Basro-Reza Rahadian. Mereka berhasil membuat penonton merasa jengkel dengan mimik wajah “munafik” serta “kelicikan” mereka di sepanjang film. Nicholas Saputra yang berperan sebagai Elang pun tampil layaknya ketika ia berperan sebagai Rangga dalam “Ada Apa Dengan Cinta” (2002). Nico tampil membawakan perawakan cool tapi bersahaja. Aktris senior Christine Hakim juga mampu membawakan karakter bijak dari sang guru, Cempaka.Eva Celia yang berperan sebagai Dara juga tampil baik dalam memainkan emosi penonton. Selain itu, kalian pasti akan kagum melihat adegan action yang terbilang cepat ala film-film silat Hongkong yang identik dengan tongkat.

Scoring “orchestra” yang diaransemen Erwin Gutawa menambah klopnya tiap scene yang cukup menggambarkan apa yang ingin disampaikan ke penonton ,terutama dari segi perasaan. Jangan sampai melewatkan untuk mendengar OST “Fly My Eagle” yang dibawakan Anggun C.Sasmi di credit title.

Overall,”Pendekar Tongkat Emas” adalah tribute bagi para pendekar legendaris Indonesia yang kali ini kami yakin akan mengobati kerinduan para penikmat film silat Indonesia. Cepat, Stylish namun tetap memikat.

4,5/5

“Pendekar Tongkat Emas tayang mulai 18 Desember 2014 di Cinema 21/XXI dan blitzmegaplex”

2 Shares