33 Shares

“This is your destiny… This is your time”-Zordon

Masa remaja merupakan masa dimana mereka tengah menjajaki dirinya masing-masing. Berbagai problema bermunculan di kehidupan mereka tanpa terkecuali masalah Bullying yang memang cukup hangat jika diperbincangkan. Ketika kita merasakan hal tersebut, apakah kita hanya diam saja dan membiarkan diri kita ditindas atau justru membuktikan bahwa kita tidak selemah apa yang mereka duga?

Generasi 90an pasti sudah tidak asing lagi dengan TV Series “Mighty Morphin Power Rangers”,bukan? Serial yang dibuat sebanyak 3 season ini cukup menjadi idola anak-anak kala itu. Serial ini kemudian mendapat treatment ke layar lebar lewat “Mighty Morphin Power Rangers The Movie” yang dirilis pada tahun 1995 disusul dengan prekuel dari seri “Power Rangers Turbo” berjudul “Turbo: A Power Rangers Movie” yang dirilis pada 1997. Tahun 2017, franchise ini kembali dibawa ke layar lebar namun dengan rasa berbeda atau soft reboot di tangan Dean Israelite yang merupakan keponakan dari sesama sutradara Jonathan Liebesman yang menyutradarai “TMNT” (2014). Mengambil judul Saban’s Power Rangers, para cast yang terlibat antara lain Dacre Montgomery, RJ.Cyler,Ludi Lin, Becky G,Naomi Scott, Bryan Cranston,Bill Hader,Elizabeth Banks,David Denman,John Stewart,Fiona Fu,Morgan Taylor Campbell.

65 juta tahun yang lalu, Bumi menjadi pertarungan antara Zordon dan Rita Repulsa. Zordon yang sudah tidak berdaya mengubur lima Power Coins untuk mencari lima pemuda-pemudi yang akan melanjutkan warisan sebagai Power Rangers. Di masa sekarang, lima pemuda-pemudi tersebut yakni Jason Lee Scott ,seorang pemain American Football yang tengah menjalani hukuman, Kimberly Hart yang dikucilkan oleh teman-temannya, Billy Cranston yang selalu menjadi sasaran bullying di kelas detensi, Zack yang rela merawat ibunya dan Trini ,remaja misterius yang baru saja pindah ke Angel Grove High School menemukan kelima coin tersebut. Mereka harus mengatasi segala perbedaan dan masalah mereka masing-masing untuk bersatu sebagai Power Rangers dan menghentikan ambisi Rita Repulsa yang ingin mengambil Zeo Crystal dan menguasai Bumi.

Bagaimana aksi kelima pemuda-pemudi tersebut ?

Mampukah mereka mengatasi perbedaan di antara mereka?

Seberapa penting Zeo Crystal bagi Zordon?

REVIEW:

Reboot mulai menjadi satu cara yang dilakukan Hollywood. Saban’s Power Rangers sendiri dibuka dengan perkenalan kelima Ranger dan masalah yang mereka alami di kehidupan nyata. Jika dalam seriesnya, kelima pemuda-pemudi tersebut dapat langsung merubah diri mereka menjadi Power Rangers, tidak dengan reboot ini. Naskah yang ditulis oleh Matt Sazama,Burk Sharpless,Michele Mulroney,Kieran Mulroney dibantu sang kreator Haim Saban dan Shuki Levy mengajak penonton untuk mendalami karakter masing-masing dari Jason,Zack,Kimberly,Billy dan Trini serta masalah yang mereka hadapi. Di paruh akhir, barulah hal yang dirindukan oleh para fans Power Rangers tersaji dengan maksimal: Zord, ledakan dan Megazord tentunya. Dari segi CGI, armor suit dalam “Saban’s Power Rangers” dapat dikatakan sesuai dengan zaman sekarang yang serba canggih dan terlihat cukup baik dalam filmnya. Untuk Dinozord sendiri, karena konsep dalam reboot ini adalah Alien, tidak ada yang salah dengan bentuk kelima Zordnya sendiri yang ketika keluar diiringi oleh “Go Go Power Rangers Theme” yang merupakan theme song dari “Mighty Morphin Power Rangers The Movie” (1995) yang membuat penonton merasakan kembali nostalgia.

Tidak hanya itu, esensi dari serialnya pun masih terasa dengan banyaknya Easter Egg mulai dari T-shirt Trini,1973 yang merupakan tahun kelahiran alm.Thuy Trang, pemeran Trini dalam serialnya, Jendela kamar Trini yang desainnya kepala Sabretooth Tiger yang juga menjadi design dari Power Coin dalam serialnya sampai Jalan Reefside dan Ocean Bluff Rd yang merupakan setting dari seri “Power Rangers: Dino Thunder” juga “Power Rangers: Jungle Fury”. Dari segi akting, RJ.Cyler yang memerankan Billy Cranston layak mendapat acungan jempol. Aktor muda yang mulai dikenal lewat aktingnya dalam film “Me,Earl and The Dying Girl” yang kemarin baru saja merayakan ulangtahunnya ini berhasil membuat karakter Billy dalam rebootnya ini membuat penonton merasakan menjadi seseorang yang didiagnosa autisme serta anti-sosial. Bahkan Cyler bisa dibilang menjadi “nyawa” lewat karakter ini. Ia juga mampu membuat celotehan-celotehan yang membuat penonton tertawa. Naomi Scott mengingatkan penonton akan Amy Jo Johnson semasa mudanya dalam series. Karakternya pun dapat dibilang merupakan seorang gadis yang “tangguh”. Dacre Montgomery,Ludi Lin dan Becky G juga melakukan aktingnya dengan baik. Untuk figur Zordon, Bryan Cranston membawakan karakter ini cukup intimidatif dan keras. Bill Hader sebagai Alpha 5 melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Celotehan khasnya “Ayi-yi-yi-yi” dan beberapa dialog mampu membuat penonton tertawa. Elizabeth Banks yang memerankan Rita Repulsa cukup menebar teror lewat aktingnya yang membuat penonton merasa “terancam” oleh wajah creepynya. Scoring dari Bryan Tyler juga cukup baik di tiap scenenya. Dan tidak lupa, cameo dari dua Original cast “Mighty Morphin Power Rangers”, Jason David Frank dan Amy Jo Johnson akan mendapat sambutan dari penonton yang merupakan fans berat Power Rangers.

Jangan lewatkan mid-credit scene yang cukup membuat penonton excited setelah film berakhir. Overall, Saban’s Power Rangers merupakan sebuah soft reboot yang mampu membawa kembali nostalgia kepada para penonton khususnya generasi 90an yang tumbuh bersama franchise ini.

4/5

 

 

33 Shares