37 Shares

“You like to make fun of us, but we are more powerful than you think.”- Hedwig (satu dari 23 kepribadian Kevin Wendell Crumb)

Bipolar. Kelainan dari manusia dimana tiba-tiba mereka mengalami perubahan sifat,perasaan dan suasana hati ini agak jarang ditemui sekarang. Namun, penderita bipolar sendiri jika tidak ditangani dapat langsung mengarah menjadi seorang yang depresif sekaligus maniak. Lantas, bagaimana jika kepribadian manusia bisa berubah-ubah sesuka hati dan pikiran kita?

Setelah dicap “gagal” dalam penyutradaraan adaptasi serial animasi “Avatar” milik Nickelodeon yang berjudul “The Last Airbender”, M.Night Shyamalan kembali berusaha bangkit dan ingin membuktikan bahwa dirinya belum habis dengan menggarap sebuah film bertema psychology horror “Split” yang diproduseri juga oleh Jason Blum dari Blumhouse Production. Cast-cast yang turut terlibat dalam Split diantaranya James McAvoy,Anya Taylor-Joy,Betty Buckley,Haley Lu Richardson,Jessica Sula,Brad William Henke,Sebastian Arcelus,Neal Huff,Kim Director,Lyne Renee, dan Shyamalan sendiri juga turut bermain dalam Split. Split sendiri sudah dirilis di Amerika pada 20 Januari dengan biaya produksi hanya $9,000,000 saja dan Box Officenya saat review ini ditulis sudah mencapai angka $104,800,000.

Seorang pria bernama Kevin Wendell Crumb mengalami DID (Dissociative Identity Disorder) yang menyebabkan dirinya memiliki 23 kepribadian sebut saja seperti Hedwig,Miss Patricia,Dennis,Orwell,Barry dan Jade. Sang psikiater, Dr.Karen Fletcher mulai mencurigai adanya dominasi dari salah satu kepribadian dalam diri Kevin. Puncaknya terjadi ketika Kevin menculik tiga remaja wanita masing-masing bernama Casey Cooke,Claire Benoit dan Marcia. Tidak hanya sampai disitu, ketiga remaja wanita ini ternyata disiapkan untuk menjadi korban bagi “The Beast”, identitas ke 24 yang selalu menjadi khayalan Kevin bahkan perbincangan sekaligus rumor diantara 23 kepribadian dalam diri Kevin. Ditengah situasi tersebut, Casey,Claire dan Marcia harus berusaha melarikan diri dari tempat dimana mereka disekap oleh Kevin.

Berhasilkah Casey,Claire dan Marcia melarikan diri dari sekapan Kevin?

Siapa The Beast? Apa kekuatan yang dimilikinya?

Siapakah kepribadian yang paling mendominasi dari 23 kepribadian dalam diri Kevin?

REVIEW:

Merupakan film kedua yang menjadi kerjasama Jason Blum dan M.Night Shyamalan setelah sebelumnya “The Visit” pada 2015. Berdurasi 117 menit, M.Night Shyamalan membuka Split dengan aroma thriller yang sudah dirindukan para fansnya sejak namanya dikenal lewat “Unbreakable” (2000) dan “The Sixth Sense” (1999) yang endingnya cukup mind-blowing kepada penonton. Tidak hanya itu, ditunjuknya Mike Gioulakis sebagai cinematographer turut membuat Split menjadi sebuah film thriller yang cukup menimbulkan ketegangan. Shyamalan juga kembali membuat penonton bertanya-tanya dan menebak sepanjang film terkait kepribadian siapa yang muncul dalam diri Kevin. Gioulakis juga membuat beberapa scene terasa mencekam bagi penonton karena berhasil membuat point of view dari Kevin yang seolah-oleh tengah berbicara dengan penonton sampai 3rd person view dari tangan para remaja wanita yang berusaha melarikan diri. Semua dikemas dengan sangat baik.

Untuk urusan akting, nampaknya kredit harus diberikan kepada James McAvoy. Bagaimana tidak, McAvoy yang didapuk memerankan 23 kepribadian berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. McAvoy mampu memberi kesan psikopat,feminim,tegas dan lugu dari kepribadiannya. Terdengar gila,tapi itulah yang dilakukan McAvoy sepanjang film. Terlebih ketika Ia mengubah kepribadiannya, one man show McAvoy berjalan sempurna. Scoring yang digarap oleh West Dylan Thordson turut menambah mencekamnya situasi terlebih ketika usaha melarikan diri. Scoring yang awalnya lembut langsung naik dengan iringan nada cepat yang memacu adrenalin dan jantung penonton. Ditutup dengan ending yang cukup “mind-blowing” serta menegaskan adanya koneksi dengan Unbreakable lewat kehadiran salah satu castnya, nampaknya di masa yang akan datang, kita akan melihat sekuel dari Split. Menarik melihat ketika “Split” merupakan sekuel dari “Unbreakable”.

4/5

 

37 Shares