9 Shares

Director: Tomohiko Ito

Screenplay: Reki Kawahara- Tomohiko Ito

Seiyuu: Yoshitsugu Matsuoka,Haruka Tomatsu, Ayana Taketatsu, Kanae Ito, Rina Hidaka, Ayahi Takagaki,Miyuki Sawashiro, Hiroaki Hirata, Hiroki Yasumoto, Koichi Yamadera, Sayaka Kanda, Yoshio Inoue, Takeshi Kaga

“I can fight!”- Asuna Yuuki

Memiliki kenangan bersama orang yang disayang sungguh merupakan sebuah hal yang mungkin tidak ingin kita cepat-cepat lupakan. Mulai dari pertemuan pertama sampai ketika kita akhirnya merasakan cinta terhadap orang tersebut. Apalagi zaman sekarang teknologi sudah semakin maju dengan banyaknya MMORPG (Massively multiplayer online role-playing game) yang memungkinkan kita bisa bertemu ,menjalin hubungan bahkan menikahi pasangan online kita di game tersebut. Namun apa jadinya jika semua kenangan kita bersama orang tersebut terhapus? Akankah kita masih mau menemaninya ?

Sword Art Online. Anime yang diangkat dari light novel karangan Reki Kawahara dan terbit pada 2009 ini diam-diam ternyata memiliki banyak penggemar. Selain ceritanya yang seru, kisah romantis antara kedua tokoh utamanya yakni Kirito (Kazuto Kirigaya) dan Asuna (Asuna Yuuki) juga menarik untuk diikuti. Tahun ini, Sword Art Online hadir di layar lebar dengan movienya bertajuk “Sword Art Online The Movie-Ordinal Scale” yang sampai review ini ditulis sudah mencapai penghasilan lebih dari 1 milyar yen. Film ini sendiri sudah rilis di Jepang pada 18 Februari 2017 dan melangsungkan pula World Premierenya di Singapore,Malaysia,Thailand dan Philipines. Khusus Indonesia sendiri, Special screening sudah diadakan 25 Februari 2017 di CGV Cinemas Grand Indonesia dan 4 Maret di audi Starium yang merupakan fitur terbaru CGV Cinemas (pertama dan terbesar di Jakarta,red). Antusias para pecinta anime pun terbukti dengan sold-outnya tiket special screening tersebut.

Bersetting setelah ending dari Sword Art Online II, tahun 2046 , NerveGear sudah dimatikan dan sistem baru bernama Augma resmi dikembangkan oleh Dr. Shigemura. Tidak hanya itu, sebuah permainan baru bergenre ARMMORPG (Augmented Reality Massively Multiplayer Online Role Playing Games) bernama Ordinal Scale tengah menjadi trend di kalangan masyarakat tanpa terkecuali Asuna dan teman-temannya. Game yang berbeda dengan Sword Art Online dan tidak memiliki “full dive” function ini menilai player berdasarkan rankingnya dimana player dengan ranking kecil akan sulit menandingi player ranking atas. Namun ditengah permainan, Kirito,Asuna dan kawan kawan mulai menyadari ada yang tidak beres dengan OS setelah mereka dikejutkan dengan kemunculan para monster yang muncul di Aincrad dalam Sword Art Online. Belum lagi adanya sosok misterius bernama Eiji yang berkelanjutan dengan hilangnya memori para player SAO selama berada di dunia SAO setelah memainkan Ordinal Scale.

Siapa Eiji sebenarnya? Apa tujuannya?

Bagaimana aksi Kirito dan Asuna kali ini? Mampukah mereka menyelesaikan Ordinal Scale?

REVIEW:

Berdurasi 119 menit, Sword Art Online The Movie-Ordinal Scale dibuka dengan alur yang jelas dan mudah diikuti baik oleh penonton awam maupun penggemar anime seriesnya. Bukan sekedar ingin memanjakan penonton, Sword Art Online the Movie: Ordinal Scale menyajikan adegan aksi yang maksimal dibalut ketegangan dan intrik dibalik permainan Ordinal Scale. Twist pun sudah disiapkan bagi para penonton dengan kehadiran sosok yang dijamin akan mengejutkan mereka yang sudah paham dengan dunia Sword Art Online. Ikatan batin antara Kirito dan Asuna pun semakin diperkuat dalam movie ini lewat momen romantis dan intim yang sangat “dewasa”. Selain itu, ada pula momen-momen lucu dimana Silica yang bertubuh mungil tengah beraksi. Jangan tinggalkan studio seusai melihat credit yang diiringi OST film ini “Catch The Move” dari LiSA karena ada surprise yang dijamin membuat para penggemar bersorak kegirangan.

4,5/5

 

 

 

9 Shares