1 Shares

terraformars-indo-poster

“A junk dumped to Mars to putout another junk. Is that what you called freedom?”- Ichiro Hiruma

Apa bayangan kalian jika mengetahui Bumi sudah tidak dapat layak dihuni lagi akibat melonjaknya pertambahan jumlah penduduk? Apakah kalian akan mencari planet lain yang masih layak huni? Bagaimana jika kalian diberi kesempatan dalam sebuah misi untuk membuat planet tersebut menjadi tempat yang layak tinggal bagi kaum manusia namun tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan tujuan kalian tersebut?

terraformars-5

Berdasarkan manga karangan Yu Sasuga dan ilustrator Kenichi Tachibana yang terbit pada 2011 oleh penerbit Shueisha dalam majalah Weekly Young Jump, Warner Bros Japan mempersembahkan “Terra Formars” yang disutradarai oleh Takashi Miike dan dibintangi nama-nama besar seperti Hideaki Ito, Emi Takei, Tomohisa Yamashita, Takayuki Yamada, Shun Oguri,Rila Fukushima, Kane Kosugi,Masaya Kato,Eiko Koike,Mariko Shinoda,Kenichi Takito dan Rina Ohta. Film ini melakukan World Premiere dalam Okinawa 8th International Movie Festival dan dirilis di seluruh Jepang pada 29 April 2016. Untuk peredaran di Indonesia kembali dipercayakan kepada Moxienotion dan Encore Films Indonesia.

terraformars01-640x420

Seorang professor dari Tokyo Institute and Technology sekaligus ┬áteknisi untuk project U-NASA “BUGS 2” yang berpenampilan nyentrik dan narsistik bernama Ko Honda mengajukan proyek rahasia “Bugs Operation” yang mana tujuannya adalah untuk membuat planet Mars menjadi tempat yang layak huni bagi kaum manusia setelah Bumi sudah tidak mungkin dihuni lagi akibat pertambahan jumlah penduduk yang begitu pesat. Untuk itu, Honda melakukan eksperimen terraforming terhadap sekumpulan kecoa dan meninggalkan mereka di Mars. Tahun 2599, sekelompok regu yang sudah dikumpulkan oleh Honda bersama asistennya, Sakakibara dipimpin oleh Shokichi Komachi dan beranggotakan Nanao Akita,Jin Muto, Ichiro Hiruma,God Lee,Asuka Moriki,Keisuke Dojima,Mina Obari,Sorae Osako,Shunji Tezuka dan Maria Renjou diutus menuju Mars untuk memusnahkan para kecoa yang telah bermutasi tersebut. Masalahnya, mutasi kecoa tersebut membuat mereka memiliki kekuatan melebihi manusia biasa. Mereka mampu bergerak dengan kecepatan secepat cahaya dan tenaga mereka sangat besar. Untuk mengatasi mereka, Honda memberikan masing-masing anggota kru Shokichi DNA serum serangga yang jika disuntikkan akan menmbuat mereka memiliki kekuatan sesuai serangga yang disuntikkan DNAnya tersebut.

Mampukah regu yang dipimpin Shokichi berhasil membasmi para kecoa mutasi tersebut?

REVIEW:

oguri

Berdurasi 109 menit, “Terra Formars” menyuguhkan aksi dibalut horror yang cukup entertaining. Siapa yang menyangka Shun Oguri dapat membuat kesal penonton dalam film ini? Aktingnya sebagai Ko Honda patut diacungi jempol karena Oguri mampu memperlihatkan sisi egois seorang scientist yang rela mengorbankan apa saja demi tujuan akhirnya. Deretan cast lainnya seperti Rila Fukushima yang memerankan karakter khusus film bernama Sakakibara juga cukup baik dengan tampilannya yang ala gothic. Transformasi para kru ketika disuntikkan DNA serum serangga cukup menimbulkan kesan horror karena penonton melihat langsung dari mata para anggota. Selain itu, “Terra Formars” juga memiliki CGI yang lebih baik ketimbang “Attack on Titans” meskipun narasi sepanjang film dianggap menganggu. Nilai plus lainnya dari film ini adalah penonton dapat belajar mengenai tipe serangga apa yang menjadi andalan masing-masing anggota regu Shokichi Komachi. Twist pun hadir dari karakter Asuka Moriki (Rinko Kikuchi) dan Ichiro Hiruma (Tomohisa Yamashita). Keduanya menjadi kartu truf sekaligus benang merah dari “Terra Formars” terkait misteri misi ke planet Mars tersebut.

Nikmati pula OST yang membakar semangat dari J Soul Brothers from EXILE TRIBE “Break of Dawn” yang berirama ala EDM mengiringi akhir credit titlenya.

3/5

1 Shares