13 Shares

“I want my life! Not yours”- Julia Banks

Dalam sebuah pernikahan, satu kata yang selalu hadir mengiringi ketika kedua pihak sudah tidak dapat saling menyatukan hati mereka adalah perceraian. Perceraian membawa dampak yang buruk baik kepada sang suami-istri dan lebih buruk lagi untuk perkembangan anak mereka. Setelahnya apa yang mereka lakukan? mencari pasangan baru lagi atau memilih untuk tetap tidak bisa beranjak dari kenangan indah yang telah dilewati selama pernikahan tersebut? Jika jawaban kalian adalah mencari pasangan baru< apakah kalian akan siap untuk mengenalkannya kepada seluruh anggota keluarga kalian? atau jika kalian tidak bisa move on, apa yang akan kalian lakukan ? memaksa sang pasangan kembali rujuk, atau menjadi “benalu” dalam hubungan baru pasangan bersama orang lain?

Itulah sedikit gambaran apa yang tersaji dalam debut penyutradaraan Denise di Novi “Unforgettable” yang diproduksi oleh Warner Bros.Pictures dan menghadirkan dua nama besar sebagai main castnya yakni Katherine Heigl dan Rosario Dawson. Selain mereka, ada pula Cheryl Ladd,Geoff Stults,Simon Kassianides,Isabella Kay Rice,Whitney Cummings, Robert Wisdom dan Alex Qurjano.

Pernikahan yang dirajut oleh Tessa dan David Connover mencapai titik puncaknya. Pernikahan mereka yang telah dikaruniai satu anak perempuan bernama Lily Connover kandas. David yang merupakan seorang pebisnis dan memiliki pabrik bir “Copper Mountain Brewery” tidak mau terus berlarut-larut dalam situasi ini dan langsung mencari pasangan baru yang ditemukannya dalam diri Julia Banks, seorang editor dari sebuah perusahaan online storytelling.¬†Otomatis, status Tessa berubah menjadi “ibu tiri” bagi Lily. Situasi makin menambah tensi ketika Tessa mengetahui mereka akan segera menikah. Terbakar oleh rasa tidak rela dan obsesi yang berlebihan, Tessa mulai merencanakan semuanya untuk mendapatkan David,mantan suaminya juga Lily sekaligus menyingkirkan Julia.

Rencana seperti apa yang akan dijalankan Tessa?

Bagaimana kelanjutan hubungan Julia dan David ditengah rencana Tessa untuk menghancurkan hubungan mereka?

REVIEW:

Menyaksikan “Unforgettable” seperti merasakan kembali esensi dari film-film genre erotic thriller sebut saja “Fatal Attraction” dan “Basic Instinct”. Film-film bertema seperti ini bukan sebuah hal yang mengejutkan. Awal film dimulai penonton akan terbingung-bingung melihat apa yang terjadi. Lalu kita mulai masuk ke back-story dari apa yang menjadi kebingungan penonton tersebut. Secara tensi, “Unfogettable” mendapatkan tensi ketegangan lewat sosok Tessa yang diperankan dengan apik oleh Katherine Heigl. Berpenampilan layaknya boneka Barbie, Heigl mampu membius penonton lewat caranya mengintimidasi Julia dan penonton dapat merasakan frustasinya menjadi seorang Tessa sampai nekad melakukan hal-hal yang diluar nalar. Rosario Dawson yang berperan sebagai Julia Banks juga cukup “menggoda” terlebih karena muatan film ini sebagian besar ditujukan untuk penonton DEWASA, tidak kaget melihat Dawson beradegan sangat intim dengan Geoff Stults yang berperan sebagai David Connover. Sayang, menjelang ending, eksekusinya terkesan sangat terburu-buru sehingga hal inilah yang menjadi “kontradiktif” dari judulnya yang “Unforgettable” menjadi “Forgettable”.

Overall, “Unforgettable masih menarik untuk ditonton namun dengan eksekusi yang terburu-buru,penonton mungkin akan merasakan kontradiksi dengan judulnya. Dan dengan ending yang tersaji, mungkin saya bisa menyampaikan pesan “Love is Blind, Jangan terburu-buru dan merasa bahwa pasangan baru kita cocok. Kenalkanlah kepada seluruh anggota keluarga kalian dan biarkan dia dekat mengenal mereka. Jangan termakan nafsu yang terlalu menggebu-gebu sampai ingin segera menikah lagi.

3.5/5

“Unforgettable” tayang 17 Mei 2017 di Bioskop.

 

13 Shares