4 Shares

CRMIlXbVEAAMsFC

“Everyone deserves a defense. Every people matters”-James B.Donovan

Seorang pengacara adalah seseorang yang harus bisa mengambil keputusan sekaligus membantu melindungi kliennya dari tuduhan-tuduhan ynag diberikan sang penuntut kepada yang dituntut. Terkadang, keputusan sang pengacara malah bisa memicu sebuah konflik yang tidak berkesudahan. Terlebih selain pintar, pengacara harus mampu bernegosiasi dengan pihak kedua.

Brooklyn lawyer James Donovan (Tom Hanks) meets with his client Rudolf Abel (Mark Rylance), a Soviet agent arrested in the U.S. in DreamWorks Pictures/Fox 2000 PIctures' dramatic thriller BRIDGE OF SPIES, directed by Steven Spielberg.

Cold War/Perang Dingin. Peristiwa yang merupakan salah satu jejak dalam sejarah dunia dimana Amerika-Jerman serta negara lain yang tergabung dalam organisasi NATO dari Blok Barat berseteru dengan Russia dan Uni Soviet dari Blok Timur ini cukup menimbulkan konflik yang berujung pada peristiwa “U2” (ya,ini bukan nama band) yang dimana seorang pilot pesawat tersebut ditahan dan dijadikan sandera . Seorang pengacara asuransi dari Brooklyn,America harus bernegosiasi dengan pihak tersebut demi membebaskannya dengna jaminan sandera yang ditahan Amerika diberikan kepada pihak yang menahan pilot tersebut. Steven Spielberg kembali setelah sekian lama tidak duduk di kursi sutradara dalam “Bridge Of Spies” yang diilhami dari peristiwa tersebut. Dibintangi oleh Tom Hanks, Mark Rylance,Amy Ryan,Alan Alda,Austin Stowell,Jesse Plemons,Sebastian Koch,Eve Hewson yang merupakan anak dari vokalis band U2,Bono.

Bridge-of-Spies-7

1957, Brooklyn, FBI menahan seorang mata-mata dari Soviet bernama Rudolf Abel. Seorang pengacara yang bergerak dibidang asuransi bernama James B.Donovan diminta rekannya untuk membantu melindungi Abel dan merasa Abel harus diadili dengan adil. Sontak, Amerika pun membenci Donovan karena dianggap ‘berkhianat’ dengan membantu sekutu yang menjadi lawan mereka. Masalah belum sampai disitu ketika seorang pilot pesawat U2 Francis Gary Powers ditembak jatuh oleh pihak Soviet sementara di Jerman Barat, seorang mahasiswa Amerika jurusan ekonomi yang hanya ingin berkunjung melihat kekasihnya Frederic Pryor malah dianggap sebagai ‘mata-mata’ oleh STASI (satuan keamanan Republik Demokratis Jerman) sehingga Donovan nekat mengambil resiko untuk bernegosiasi dengan kedua belah pihak untuk membebaskan Powers-Pryor dengan pertukaran sandera yakni Rudolf Abel.

Article Lead - wide1001365415gk6rtaimage.related.articleLeadwide.729x410.gk6qhz.png1444956357507.jpg-620x349

Berhasilkah negosiasi Donovan kepada pihak Soviet dan Jerman Barat?

REVIEW:

Penulis baru mengetahui kisah ini sudah dijadikan sebuah film televisi pada tahun 1976 yang dibintangi James Gregory sebagai Donovan dan Lee Majors sebagai Powers berjudul ” Francis Gary Powers: The True Story of the U-2 Spy Incident”. Banyak kisah sejarah yang sudah diadaptasi namun banyak yang dibuat melenceng karena keinginan pihak studio film untuk memuaskan para penontonnya. Steven Spielberg menggarap “Bridge Of Spies” bagaikan sebuah hamburger. Ya, hamburger yang berlapis namun tetap lezat . Intrik demi intrik dari skenario yang ditulis oleh Matt Charman,Ethan Coen dan Joel Coen ini luar biasa . Semua alur berjalan halus tanpa celah. Para cast juga menunjukkan performa gemilang seperti Tom Hanks yang sangat berkelas dalam memerankan James B.Donovan. Hanks mampu mencairkamn suasana tegang ditengah negosiasi dengan jokes-jokesnya. Dan patut diapresiasi juga akting Mark Rylance sebagai Rudolf Abel yang cukup ‘tenang” dengan jargon khasnya yang dijamin membuat penonton tertawa. Ekspresi ‘tenang’ Abel mampu diinterpretasikan dengan baik oleh Rylance.

2964627C00000578-3113089-Coming_soon_Bridge_Of_Spies_is_set_for_release_on_October_16-a-108_1433558014228

Sementara kredit juga untuk kostum,setting 1957 yang sangat mirip dengan Brooklyn pada era tersebut. Semua terlihat kuno mulai dari pakaian yang klasik, sampai mobil-mobil yang diperlihatkan. “Bridge Of Spies” bisa jadi merupakan salah satu karya terbaik Spielberg setelah “Saving Private Ryan” dimana Tom Hanks ikut bermain. Bahkan tidak mungkin film ini akan mencuri perhatian ketika masuk sebagai kandidat Academy Awards 2016.

4,5/5

4 Shares