0 Shares

Dalam setiap naskah film, awamnya, protagonis utama dipersiapkan sebagai karakter paling disukai para penonton. Di beberapa franchise film bahkan diharapkan penjualan merchandise yang berhubungan dengan protagonis utama akan memeberikan pundi- pundi yang cukup banyak ke rekening produser.

Namun pada kenyataannya terkadang karakter- karakter pendukunglah yang malahan membuat penonton jatuh hati dan menjadi yang paling ikonik di franchise tersebut. Istilah Scene Stealer, Breakout Character, dan Breakout Villain pun kemudian dikenal. Berikut ini saya akan coba jelaskan arti dan contoh dari istilah- istilah tersebut.

 

SCENE STEALER

Dalam drama panggung ataupun pertunjukan visual lainnya, istilan scene stealer adalah karakter pendukung yang mendapatkan atensi lebih oleh penonton. Biasanya dikarenakan performa akting pemeran yang bagus, karakterisasi yang menarik, ataupun keunikan yang membuat penonton langsung jatuh cinta. Scene stealer biasanya karakter villain, side kick, bintang tamu, ataupun karakter pendukung yang sama sekali tidak begitu penting di dalam sebuah kisah. Tidak jarang setelah menjadi scene stealer, seorang pemain film langsung mendapatkan status kebintangan yang cukup tinggi dibandingkan sebelumnya.

Contoh:

Col. Hans Landa (Inglorious Basterds)

Film Title: Inglourious Basterds

Performa akting aktor kurang terkenal (pada saat itu), Christoph Waltz dalam memerankan sosok petinggi NAZI yang jenius, sadis, sekaligus karismatik menjadikan karakter ini menjadi karakter paling disukai di film Inglorious Basterds. Bahkan orang lebih mengingat Hans Landa dibandingkan Aldo Raines yang menjadi protagonis di film ini dan dibintangi aktor papan atas, Brad Pitt. Karir Christoph Waltz pun melejit melalui peran ini.

 

Quicksilver (X-Men: Days of Future Past)

x-men-days-of-future-past-quicksilver-slice

Di antara gerombolan mutant “numpang-lewat-yang-penting-sempat-dimasukin-ke-film” dalam franchise X-Men, karakter Quicksilver yang diperankan oleh Evan Peters adalah karakter yang paling menarik. Kombinasi antara tengil, lucu, serta slengean membuat kemunculannya yang hanya sebentar terpatri di otak penonton. Ditambah lagi, sebuah adegan aksi yang didedikasikan untuk menunjukan kekuatan Quicksilver menjadi salah satu memorable scene dalam sejarah franchise X-Men.

 

Baloo (The Jungle Book)

Baloo-leading-men-of-disney-11013406-960-536

Pada tahun 1960-an paska rilisnya film The Jungle Book, karakter Baloo sangat digemari oleh anak- anak. Bahkan popularitas tersebut dimanfaatkan oleh Disney untuk kemudian membuat karakter Little John dalam adaptasi Robin Hood sama persis dengan karakter Baloo, dari spesies sampai pengisi suara. Hanya berbeda di warna bulu saja untuk membedakan penjualan merchandise.

 

BREAKOUT CHARACTER

Sebenarnya hanya ada perbedaan tipis antara scene stealer dan breakout character. Namun untuk lebih memberikan sedikit perbedaan di antara keduanya dengan mudah, breakout character adalah sebuah karakter pendukung dalam sebuah franchise yang begitu disukainya oleh penggemar, hingga terkadang produser merubah karakterisasi tokoh tersebut. Bisa diberikan peran yang lebih besar, menggeser porsi peran utama, atau bahkan diberikan sebuah spin- off. Tidak jarang pula biasanya penjualan merchandise dari breakout character melebihi penjualan dari karakter utama.

Contoh:

Hit- Girl (Kick- Ass)

Hit- Girl

Sama seperti di komiknya, karakter teenage femme fatale dalam franchise Kick- Ass ini adalah karakter paling disukai oleh penonton. Bahkan di komiknya sendiri, sebuah spin- off telah dibuat yang kelak menjadi salah satu sumber adaptasi film Kick- Ass 2. Adapun yang membuat karakter ini sangat disukai adalah kombinasi anak kecil lovable dan kemampuan membunuh tingkat tinggi. Akting yang pas oleh Chloe Moretz pun mampu membuat Hit- Girl lebih dicintai lagi. Dan berkat film ini pula karir Chloe Moretz melonjak seperti sekarang ini.

 

Elsa (Frozen)

dadaadad

Ketika dalam proses produksi, Princess Anna diharapkan akan menjadi Disney Princess terbaru dan akan menyumbangkan pemasukan yang cukup banyak bagi penjualan seri merchandise Princess. Namun pada kenyataanya, ternyata anak- anak perempuan di seluruh dunia lebih ingin menjadi Elsa ketimbang Anna. Mungkin karena karakternya yang lebih anggun dan kemampuan supernya yang dapat mengeluarkan es yang menjadikan karakter Elsa menjadi Breakout Character dari film Frozen.

 

Minions (Despicable Me)

despicable_me_2_minions-1920x1080

Karakter henchmen absurd yang tadinya diperuntukkan untuk memberikan nuansa komedi slapstick lewat film pertama Despicable Me, tidak disangka malah menjadi karakter paling ikonik franchise ini. Dijamin anak- anak kecil akan lebih mengenal Minions daripada Gru sendiri. Tidak heran jika kemudian dibuatkan spin- off sendiri yang akan rilis tahun ini. Ada yang menarik dari karakter Minions. Pembuat sekaligus pengisi suaranya berdarah Indonesia. Jadi kata- kata ikonik seperti “Ba-Na-Na…” dan “Papoy” itu diciptakan oleh orang keturunan Indonesia. Siapa dia? Google aja sendiri. Masa mau dikasih tahu terus? (Penulis rese)

 

Breakout Villain

Breakout Villain adalah sebuah istilah khusus bagi karakter penjahat yang ternyata memiliki popularitas mengalahkan karakter protagonis utamanya sendiri. Tak jarang bahkan sebuah spin- off diciptakan untuk menceritakan lebih detil karakter penjahat tersebut. Atau bahkan fokus cerita di film berikutnya yang lebih menitik beratkan kepada karakter tersebut.

Contoh:

Darth Vader (Star Wars Episode IV: A New Hope)

DV

Siapa karakter Star Wars favorit kalian? Mostly semua akan menjawab Darth Vader. Padahal aslinya ketika pertama kali muncul di Episode 4, tidak lebih dari 10 menit saja. Namun karisma serta karakternya yang cukup menarik membuat George Lucas memberikan porsi lebih besar untuk dirinya di film- film berikutnya. Bahkan episode 1 sampai 3, yang katanya udah ada di kepala Lucas sebelum episode 4-6 rampung (Only God knows the truth) didedikasikan khusus untuk menjelaskan origins Darth Vader.

 

The Terminator (The Terminator)

AAAAA

Pada film pertamanya, karakter T-800 adalah karakter villain. Sementara Kyle Reese-lah yang memegang porsi jagoan. Namun performa dari mantan Mr. Universe yang sangar, minim bicara, serta cool membuat produser memutuskan di seri- seri berikutnya karakter T-800 atau yang disebut The Terminator menjadi protagonis utama.

 

Jason Voorhees (Friday The 13th)

3828517-4907626236-13226

Dalam skrip awal, seharusnya Jason mati tenggelam di akhir film Friday The 13th. Namun melihat ending film Carrie saat itu, sang sutradara memberikan twist Jason keluar dari danau. Karakternya yang sadis dan menyeramkan, serta karakter slasher yang kala itu lagi happening, membuat Jason menggantikan posisi sang ibu, yang menjadi villain utama di film pertama, menjadi villain utama di film- film berikutnya.

 

Other Characters: Agent Phil Coulson (Iron Man), Jay and Silent Bob (Clerks), Captain Barbossa (Pirates of The Carribbean: The Curse of The Black Pearl), Penguins of Madagascar (Madagascar), Scratch (Ice Age), Han Solo (Star Wars Episode IV: A New Hope), The Pink Panther (The Pink Panther), Jaws (The Spy Who Loved Me), Bobba Fett (Star Wars Episode V: Empire Strikes Back), Jack Sparrow (Pirates of The Carribbean: The Curse of The Black Pearl), Puss in Boots (Shrek 2), Agent Smith (The Matrix).

(dnf)

 

0 Shares