0 Shares

Euforia “Star-Wars: The Force Awakens” tinggal besok,Explorers. ya, film yang sangat dinanti-nanti di akhir 2015 ini tentu  diprediksi akan menggeser Avatar dan Ttanic dari daftar film terlaris sepanjang masa. Belum lagi adanya keterlibatan aktor asal Indonesia, Iko Uwais, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Namun hari ini kami mendapatkan sebuah kabar yang cukup tidak mengenakkan,Explorers. Dilansir dari TMZ, mereka mendapati sebuah rekaman footage dari “Star Wars: The Force Awakens”. (http://www.tmz.com/2015/12/16/star-wars-leaked-footage-spoiler/) dan setelah dilacak, asal si pengirim dari Indonesia.

Padahal di semua jaringan bioskop seperti Cinemaxx, CGV Blitz dan XXI sudah memberi peringatan kepada penonton untuk tidak merekam atau memotret adegan film yang tengah berlangsung. bahkan ada penjaga di dekat pintu keluar studio dan juga seorang petugas keamanan yang memantau dari belakang tapi tetap saja ada tangan-tangan jahil yang menurut kami ingin pamer atau show-off ,memotret scene film yang sedang tayang tersebut. Secara tidak langung, cara ini memang bisa dikategorikan sebagai promosi terhadap film tersebut, namun secara peraturan ini sudah melanggar. Inilah kebiasaan penonton Indonesia ,termasuk film nasional, bahkan beberapa waktu lalu, saya mendapati banyak rekaman dan foto scene dari “Boruto:Naruto the Movie” beserta foto tiketnya. Jika ini terus menerus terjadi, maka akan menjadi sebuah kebiasaan yang susah dihilangkan untuk generasi berikutnya.

Kembali ke fokus pembicaraan tentang bocornya footage tersebut, Explorers. Salah satu rekan kami dari MovieXplorers mendapatkan bukti baru bahwa rekaman footage tersebut memang mengandung subtitle Indonesia. Namun rekaman tersebut juga mengandung subtitle Chinese. Sehingga rekan kami menyimpulkan adanya penonton dari Malaysia. Kami merasa TMZ tidak dapat membedakan antara bahasa Indonesia dan Melayu. Satu hal yang pasti, Indonesia TIDAK BERSALAH dalam kasus ini. Dan semoga tidak ada lagi kejadian serupa.

 

0 Shares