0 Shares

The Revenant diakui Leonardo DiCaprio sebagai film terberatnya selama berkarir sebagai seorang aktor. Hal ini dikatakan DiCaprio setelah ia dan kru lainnya harus berjuang menghadapi badai salju yang sangat dahsyat dengan suhu minus 40 derajat Celcius saat pengambilan gambar.

“Kami sedang melakukan adegan emosional saat itu. Lalu kemudian badai salju ini datang dan itu cukup brutal,” kata aktor berusia 41 tahun itu dilansir nzherald.co.nz.

Aktor langganan Martin Scorcese ini mengaku ia dan kru film lainnya terjebak dalam badai salju itu selama satu jam. Untuk menenangkan suasana, sang sutradara, Alejandro Innaritu mengatakan kepada para aktor dan krunya untuk tidak merasakan udara dingin yang sedang menyerang mereka.

“Kami berada diluar sana selama satu jam. Dan aku bertanya kepada Alejandro, “apa yang harus kita lakukan?” tambah DiCaprio.

“Ini hanya masalah mental. Anggap cuaca ini tidak ada,” kata Alejandro seperti ditirukan oleh pemeran Romeo dalam film Romeo+Juliet.

Dan untuk melawan badai salju dan suhu yang sangat dingin, ada sebuah mesin penghangat yang memiliki delapan cabang yang dijuluki oleh DiCaprio dengan julukan ‘gurita’.

“Ya kami memiliki mesin itu di set. Saya menjulukinya gurita karena mesin itu seperti blower raksasa yang mengeluarkan udara panas dengan delapan tentakel. Kami beruntung memiliki mesin itu untuk menjaga kehangatan tubuh-tubuh kami,” imbuh DiCaprio.

“Ini adalah film saya yang paling sulit. Dan mungkin juga buat semua orang yang terlibat dalam film ini.”

Dalam The Revenant, DiCaprio berperan sebagai Hugh Glass yang mengusung misi balas dendam kepada tim yang meninggalkannya setelah mereka diserang oleh seekor beruang. (gtr)

0 Shares